Kasih IBU
- Anda
mungkin pernah mendengar pepatah berikut "Kasih ibu sepanjang jalan,
kasih anak sepanjang galah." Pepatah tersebut menggambarkan kepada kita
bahwa kasih seorang ibu kepada anak-anaknya tak berkesudahan, bagaikan
sebuah jalan yang tak berujung – kasih ibu selalu mengiringi ke mana pun
kaki anak-anaknya melangkah.
Peran seorang ibu sangatlah mulia,
tak akan pernah ada seorang pun dapat lahir dan menjadi besar di dunia
ini bila tanpa kehadiran seorang ibu. Ibulah yang mengandung setiap
manusia di dalam rahimnya selama 9 bulan, hingga tiba saatnya bagi
manusia tersebut untuk lahir ke dunia. Dengan bertahan dari rasa sakit
yang tak tertahankan, para ibu berjuang untuk mengantarkan anaknya dapat
lahir ke dunia dengan selamat. Tidak hanya sebatas itu, peran ibu
masihlah sangat panjang, tidak akan berhenti, hingga anak-anaknya mampu
untuk bertahan hidup dan menjadi mandiri suatu hari nanti.
Karena
betapa besarnya peran seorang ibu, Brigham Young mengatakan "Jika Anda
mendidik seorang pria, maka seorang pria akan menjadi terdidik. Jika
Anda mendidik seorang wanita, maka sebuah generasi akan terdidik." Oleh
karena itu, sebagai ucapan rasa terima kasih, setiap orang wajib
menghormati para ibu mereka. Selama mereka masih hidup dan sehat,
hendaknya setiap dari kita sebagai anak-anaknya wajib membalas budi atas
segala pengorbanan beliau kepada kita selama ini.
Bagaimana cara
kita mengucapkan rasa terima kasih kepada ibu kita dapat kita lakukan
dengan banyak cara. Jadilah kreatif dan yang paling penting adalah
ketulusan Anda. Jika Anda sangat mengasihi ibu Anda, berikut ada 5 cara
yang mungkin Anda dapat pertimbangkan untuk Anda tunjukkan kepada ibu
terkasih Anda
1. Tidak menyakiti perasaannya
Ketika
masih kanak-kanak, mungkin kita akan takut untuk menyakiti hati ibu
kita. Namun seiring berjalannya waktu, ketika kita beranjak dewasa,
terkadang kita baik sengaja maupun tidak sengaja telah menyakiti
perasaan ibu kita, baik melalui tindakan atau perkataan kita. Jika Anda
sangat mengasihi ibu Anda, berusahalah dengan sekuat tenaga untuk tidak
menyakiti perasaannya. Para ibu, karena ikatan dengan anaka-anaknya
sangat kuat, terkadang masih mengaggap anak-anaknya masih kecil walaupun
kenyataannya tidak lagi demikian. Harap maklumilah itu. Segeralah
meminta maaf setelah Anda menyakiti perasaannya, hal tersebut akan
sangat menghibur hatinya.
2. Ungkapkan perasaan Anda dengan tulus
Di
saat-saat-saat tertentu, terkadang karena tuntutan pekerjaan atau
karena Anda telah berkeluarga dan berpisah jauh dari ibu Anda,
komunikasi dan intensitas bertemu dengan ibu Anda menjadi sangat jarang.
Ada kalanya Anda perlu mengungkapkan secara tulus perasaan Anda kepada
ibu Anda seperti "Aku mencintaimu ibu, aku sayang ibu, aku kangen ibu,
dll." Kepada ibu Anda - Anda tidak perlu merasa risi mengungkapkannya
dan khawatir bila akan dikatakan terlalu kekanak-kanakan, ingat dia
tetaplah ibu Anda, tidak ada salahnya jika Anda ingin bermanja-manja
sejenak kepadanya,
3. Merawatnya ketika dia sakit
Masih
ingatkah Anda sewaktu Anda masih kecil, bagaimana telatennya ibu Anda
merawat Anda ketika jatuh sakit? Waktu tidak akan pernah kembali dan
usia ibu Anda juga tidak lagi muda, seringkali usialah yang mengerogoti
kesehatan tubuh ibu Anda, ketika dia sakit, lalu siapa lagi kalau bukan
kita anak-anaknya yang harus gantian merawatnya. Sebagai wujud rasa
terima kasih, rawatlah ibu kita ketika beliau sakit dengan ketulusan
hati serta kesabaran. Ketulusan dan kesabaran kita dapat menjadi
penyemangat agar ibu kita dapat kembali sehat dan menemukan kembali
semangatnya seperti sedia kala.
sedih
BalasHapus