Senin, 12 Oktober 2015

Kasih IBU

  • Anda mungkin pernah mendengar pepatah berikut "Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah." Pepatah tersebut menggambarkan kepada kita bahwa kasih seorang ibu kepada anak-anaknya tak berkesudahan, bagaikan sebuah jalan yang tak berujung – kasih ibu selalu mengiringi ke mana pun kaki anak-anaknya melangkah.
    Peran seorang ibu sangatlah mulia, tak akan pernah ada seorang pun dapat lahir dan menjadi besar di dunia ini bila tanpa kehadiran seorang ibu. Ibulah yang mengandung setiap manusia di dalam rahimnya selama 9 bulan, hingga tiba saatnya bagi manusia tersebut untuk lahir ke dunia. Dengan bertahan dari rasa sakit yang tak tertahankan, para ibu berjuang untuk mengantarkan anaknya dapat lahir ke dunia dengan selamat. Tidak hanya sebatas itu, peran ibu masihlah sangat panjang, tidak akan berhenti, hingga anak-anaknya mampu untuk bertahan hidup dan menjadi mandiri suatu hari nanti.
    Karena betapa besarnya peran seorang ibu, Brigham Young mengatakan "Jika Anda mendidik seorang pria, maka seorang pria akan menjadi terdidik. Jika Anda mendidik seorang wanita, maka sebuah generasi akan terdidik." Oleh karena itu, sebagai ucapan rasa terima kasih, setiap orang wajib menghormati para ibu mereka. Selama mereka masih hidup dan sehat, hendaknya setiap dari kita sebagai anak-anaknya wajib membalas budi atas segala pengorbanan beliau kepada kita selama ini.
    Bagaimana cara kita mengucapkan rasa terima kasih kepada ibu kita dapat kita lakukan dengan banyak cara. Jadilah kreatif dan yang paling penting adalah ketulusan Anda. Jika Anda sangat mengasihi ibu Anda, berikut ada 5 cara yang mungkin Anda dapat pertimbangkan untuk Anda tunjukkan kepada ibu terkasih Anda
       
  • 1. Tidak menyakiti perasaannya

    Ketika masih kanak-kanak, mungkin kita akan takut untuk menyakiti hati ibu kita. Namun seiring berjalannya waktu, ketika kita beranjak dewasa, terkadang kita baik sengaja maupun tidak sengaja telah menyakiti perasaan ibu kita, baik melalui tindakan atau perkataan kita. Jika Anda sangat mengasihi ibu Anda, berusahalah dengan sekuat tenaga untuk tidak menyakiti perasaannya. Para ibu, karena ikatan dengan anaka-anaknya sangat kuat, terkadang masih mengaggap anak-anaknya masih kecil walaupun kenyataannya tidak lagi demikian. Harap maklumilah itu. Segeralah meminta maaf setelah Anda menyakiti perasaannya, hal tersebut akan sangat menghibur hatinya.
  • 2. Ungkapkan perasaan Anda dengan tulus

    Di saat-saat-saat tertentu, terkadang karena tuntutan pekerjaan atau karena Anda telah berkeluarga dan berpisah jauh dari ibu Anda, komunikasi dan intensitas bertemu dengan ibu Anda menjadi sangat jarang. Ada kalanya Anda perlu mengungkapkan secara tulus perasaan Anda kepada ibu Anda seperti "Aku mencintaimu ibu, aku sayang ibu, aku kangen ibu, dll." Kepada ibu Anda - Anda tidak perlu merasa risi mengungkapkannya dan khawatir bila akan dikatakan terlalu kekanak-kanakan, ingat dia tetaplah ibu Anda, tidak ada salahnya jika Anda ingin bermanja-manja sejenak kepadanya,
  • 3. Merawatnya ketika dia sakit

    Masih ingatkah Anda sewaktu Anda masih kecil, bagaimana telatennya ibu Anda merawat Anda ketika jatuh sakit? Waktu tidak akan pernah kembali dan usia ibu Anda juga tidak lagi muda, seringkali usialah yang mengerogoti kesehatan tubuh ibu Anda, ketika dia sakit, lalu siapa lagi kalau bukan kita anak-anaknya yang harus gantian merawatnya. Sebagai wujud rasa terima kasih, rawatlah ibu kita ketika beliau sakit dengan ketulusan hati serta kesabaran. Ketulusan dan kesabaran kita dapat menjadi penyemangat agar ibu kita dapat kembali sehat dan menemukan kembali semangatnya seperti sedia kala.

1 komentar: